Lagi-lagi…
Bandung berkabut. Menyisakan jarak pandang yang biasanya berkilo-kilometer jauhnya sampai hanya sejauh lima ratus meter ke depan. Menarik anganku mengembara ke berpuluh-puluh atau bahkan beratus-ratus tahun lalu ketika Belanda masih berjaya.
Pagi hari keadaannya mungkin lebih berkabut dari pada saat ini. Apa, ya, yang terlihat oleh mbak-mbak dan mas-mas londo dari jendela kamar mereka di lantai dua?
Yang pasti bukan atap-atap genteng tanah liat dan pemandangan kumuh di sana-sini.
Aku membayangkan sedikitnya beberapa puri atau rumah besar bercat putih di punggung bukit, tersembul di balik pepohonan.
But, who care? Coz the main topic is… memangnya mereka sudah bangun pada pukul tujuh pagi?!