Saturday, March 25, 2006

Surprise!

Humm... siapa, sih, yang nggak suka kejutan?!

Kalo aku jelas suka banget!

Kejutan itu...
unexpected!
sumthin' yang bener-bener bikin ngerasa excited.
...sesuatu yang memiliki energi tersendiri.
:>

Tapi aku memang dibuat terkejut...
menyadari bahwa besok aku sudah 20 tahun...
^^'
Hehe...
:D

Friday, March 03, 2006

Kebon Kawung pagi hari...

Stasiun lusuh...
nyaris pukul tujuh pagi dan kain pel pun bahkan belum menyapa.

Memang, sih, itu Pintu Selatan, bukan pintu utama. Tapi toh aku tak tahu seperti apa kondisi bagian utara stasiun itu. Sudah segar, kah? ...setelah ditinggal malam. Atau masih bergulat dengan debu dan tebaran sampah di sana-sini?

Sedikit merasa konyol ketika para petugas itu baru mulai membersihkan stasiun sekitar pukul tujuh pagi.... Sudah banyak penumpang yang lalu lalang, kereta pun sudah banyak yang datang, pergi, dan mampir barang sesaat menurunkan dan menaikkan satu-dua penumpang ...yaah nggak segitu juga sih, sedikit lebih banyak maksudnya... mulai dari KRD sampai kereta lintas propinsi.

Bukankah sebaiknya hal itu dikerjakan lebih awal?! Toh kalau dikerjakan pukul lima atau enam pagi misalnya, stasiun masih lebih sepi. Mereka nggak perlu khawatir kalau baru ngepel trus udah langsung diinjek-injek orang sebelum lantainya kering. ...kalau di Indonesia papan peringatan "caution, wet floor" ndak bakal dipeduliin. Besides... they don't even have it anyway. Siasanya cuma ada di mall-mall yang rada gede.

Hhh... mengurangi kenyamanan, kah?
Atau hal itu dianggap biasa saja? Sesuatu yang lumrah, yang ditanggapi dengan penuh permakluman. Sehingga untuk memperbaikinya pun tak terpikirkan...

Sunday, February 19, 2006

dari selembar catatan...

Seperti apa, sih, cinta yang kaurasakan...

Apakah terasa seperti getaran dalam jiwa?
Apakah lantas kau merasa ingin selalu dekat?
Atau mungkin kau malah merasa ingin selalu memberi?
Sudahkah kau bisa menerima apa adanya?

Keempatnya pertanyaan itu bukannya bermaksud untuk memudahkan kita mendefinisikan cinta. Keempatnya hanya berusaha menggambarkan tingkatan cinta yang kita rasakan, tahapan-tahapan perasaan yang kita lalui...

Itu yang kudapatkan dalam sebuah sesi pelatihan.

Kau berada pada tingkatan mana?

Sunday, February 12, 2006

setengah tujuh pagi!?

Dasar tidak tahu diri!


Shalat shubuh jam setengah tujuh pagi.


Mungkin malaikat sudah pergi...


Saturday, February 11, 2006

berkabut...

Lagi-lagi…

Bandung berkabut. Menyisakan jarak pandang yang biasanya berkilo-kilometer jauhnya sampai hanya sejauh lima ratus meter ke depan. Menarik anganku mengembara ke berpuluh-puluh atau bahkan beratus-ratus tahun lalu ketika Belanda masih berjaya.

Pagi hari keadaannya mungkin lebih berkabut dari pada saat ini. Apa, ya, yang terlihat oleh mbak-mbak dan mas-mas londo dari jendela kamar mereka di lantai dua?

Yang pasti bukan atap-atap genteng tanah liat dan pemandangan kumuh di sana-sini.

Aku membayangkan sedikitnya beberapa puri atau rumah besar bercat putih di punggung bukit, tersembul di balik pepohonan.

But, who care? Coz the main topic is… memangnya mereka sudah bangun pada pukul tujuh pagi?!

Saturday, January 21, 2006

kekekeke... tampaknya memang tidak salah pilih

Komunikasi kan memang berakar dari (diantaranya) Sosiologi, Psikologi, dan Antropologi. :>



You scored as Sociology. You should be a Sociology major!

Anthropology


92%

Psychology


92%

Sociology


92%

Theater


83%

Linguistics


83%

Art


83%

Dance


83%

Philosophy


83%

Mathematics


75%

Engineering


75%

English


67%

Journalism


67%

Biology


67%

Chemistry


25%

What is your Perfect Major? (PLEASE RATE ME!!<3)
created with QuizFarm.com

Saturday, January 14, 2006

Seperti apa, sih rasanya menyayangi sepenuh hati?

Belahan jiwa… (atau apa pun sebutannya)
setiap orang memilikinya, pasangan hidup yang memang diciptakan untuknya. Seseorang yang benar-benar membuat tidak bisa mengalihkan pandangan. Seseorang yang meskipun tak terlihat namun keberadaannya terasa begitu kuat. Seseorang yang kau tahu dia ada di dekatmu bahkan sebelum kau melihatnya. Seseorang yang mengiringi detak jantungmu, yang mengalir dalam aliran darahmu, yang bernapas bersamamu. Seseorang yang begitu dekat yang bahkan membuatmu sulit menemukan batas antara dirimu dan dirinya karena seolah kalian itu satu. Seseorang yang menjadi separuh hidupmu. Seseorang yang membuatmu… lengkap.


Seperti apa, sih rasanya… begitu mencintai seseorang seperti itu?
Orang yang… always be there ketika kita membutuhkannya. Seseorang yang bisa menjadi tempat sandaran. Seseorang yang bisa menjadi rumah untuk kembali. Seserang yang jadi pelipur lara, menangis bersama ketika kita menangis dan bahagia ketika kita bahagia, dan pada akhirnya selalu berhasil membuat kita tersenyum… bahkan tertawa.

Seseorang yang membuat kita bersedia melakukan apa saja untuknya. Membuat kita mampu melakukan apa saja. Seseorang yang selalu ada untuk mendukung… dan juga selalu ada untuk melindungi. Seseorang yang rengkuhan lengannya membuat kita merasa tenang dan begitu damai.

Seseorang yang… begitu berarti.

Seseorang yang jika mencintainya dengan sepenuh hati berarti hanya akan ada satu orang yang bisa memberi rasa itu… when he (she) becomes the spirit, the energy, the half-… the life itself….


Apakah cinta bisa membuat kita jadi kuat?
Mencintainya berarti menjadi bagian dirinya. Dia dan hanya dia yang bisa menjadi potongan puzzle yang pas. Tak tergantikan.

Then… what if he (she) gone….

Apakah saat itu kita akan jadi kuat? Apakah kita masih akan dapat bertahan? Tidak ada lagi yang bisa membuat kita merasa lengkap. No more puzzle piece that will fit you best. Tidak ada yang bisa menempati ruang kosong itu. Karena dia tercipta hanya satu. Tidak ada dua orang yang sama dalam hidup ini. Dia…tak tergantikan

Apakah kita kuat? Menjalani hidup tanpa tempat bersandar…. Tanpa memiliki rumah tempat untuk berlindung, untuk bermanja-manja, tempat yang membuat kita merasa nyaman… tempat untuk pulang.

Apakah kita kuat? Ketika sebagian diri kita terenggut lepas… membuat kita berjalan tertatih…tak lagi mampu terbang dengan sayap yang hanya separuh….


Seperti apa sih mencintai dengan sepenuh hati itu?
Apakah jika kita mencintai dengan sepenuh hati maka berarti dia akan menempati posisi pertama di hati kita? …tak kan bisa digantikan oleh siapapun?

Yang seperti itu bukankah akan membuat kita jadi lemah? Karena ketika dia pergi, kita akan hidup hanya dengan separuh nyawa….

Siapa yang rela jika separuh nyawanya hidup tidak berbahagia? Jika ia begitu mencintainya maka ia akan sangat ingin membuatnya bahagia. Namun ketika ia harus pergi toh yang ditinggalkannya tak lagi akan lengkap.

Namun ketika akirnya luka itu sembuh dan ia mampu jatuh cinta lagi dan mengisi relungnya dengan orang lain apakah yang demikian itu disebut cinta sejati?
Bukankah yang dapat melengkapinya hanya ada satu?


Sebenarnya seperti apa sih benar-benar mencintai itu?


Seperti apa, sih rasanya menyayangi sepenuh hati?

Saturday, January 07, 2006

Just jump... and fall in love!

Jump?


...because that's what people do!
Thay leape and hope to God they can fly.
Otherwise we just drop like a rock...
wondering in the whole way down...
why in the hell that I jump!

Here I am Sara, fallin'...
and theres only one person
who makes me feel that I can fly...
is you.


Taken from the movie: Hitch

Thursday, January 05, 2006

How did you do that?

Kalau temanmu lagi marah, apa yang kau lakukan?
Mencoba meredakannya?
Kalau temanmu lagi ngambek...?
Apa kau akan membiarkannya?
Kalau temanmu lagi sedih?
Apakah kau akan menghiburnya?

Kalau aku mungkin akan mendiamkannya....
Kenapa? Karena aku tidak tau harus berbuat apa. Aku merasa aku tidak begitu pandai menghibur orang yang lagi sedih, menenangkan orang yang lagi marah, atau mungkin mendiamkan orang yang lagi nangis...
apa lagi kalau harus membuat mereka ceria lagi...

That’s why aku benar-benar amaze sama orang yang bisa menghibur orang lain, orang yang bisa menyingkirkan mendung dari wajah orang lain dan membuatnya bersinar lagi.


...sama orang yang selalu bisa membuatku tersenyum.

How did you do that?

When you realize that you have one…

just thank God that you have that special person. :>

Tuesday, January 03, 2006

Ingatkan aku

...untuk merevisi dan mengecek daftar tugasku.
Juga membuka lembar rencana jangka panjang.
I need a big plan for the next five years
Kebiasaan buruk yang perlu diubah...
Kegiatan-kegiatan yang ingin diikuti...
Karakter yang perlu dibangun...
Titik yang ingin dicapai...
ingin berada di mana kamu tahun depan, tiga tahun lagi, dan lima tahun lagi?
Perubahan-perubahan kecil yang menyenangkan...